Kabupaten Lebong merupakan salah satu kabupaten di provinsi
Bengkulu, Indonesia. Kabupaten Lebong beribukota di Muara Aman. Kabupaten
Lebong dibentuk dari hasil pemekaran Kabupaten Rejang Lebong berdasarkan UU No.
39 Tahun 2003. Kabupaten ini terletak di posisi 105º-108º Bujur Timur dan
02º,65’-03º,60’ Lintang Selatan di sepanjang Bukit Barisan serta terklasifikasi
sebagai daerah Bukit Range pada ketinggian 500-1.000 dpl. Secara Administratif
kabupaten Lebong terdiri atas 13 Kecamatan dengan 11 kelurahan dan 100 desa.
Luas wilayah keseluruhan 192.424 Ha (belum termasuk luas kecamatan Padang Bano
yang masih bersengketa dengan Kabupaten Bengkulu Utara). Dari total tersebut
134.834,55 Ha adalah Kawasan Konservasi dengan peruntukan untuk Kawasan Taman
Nasional Kerinci Sebelat 111.035,00 Ha, Hutan Lindung 20.777,40 Ha dan Cagar
Alam 3.022,15 Ha.
Secara historis Kabupaten
Lebong memiliki sejarah yang cukup panjang dalam catatan sejarah di Indonesia,
catatan sejarah tersebut merupakan saksi bahwa Kabupaten Lebong memiliki nilai
historis yang cukup tinggi, Suku Rejang merupakan satu komunitas masyarakat di
Kabupaten Lebong yang memiliki tata cara dan adat istiadat yang dipegang teguh
sampai sekarang. Selain memegang teguh adat, budaya Suku Rejang ini memiliki
satu budaya yang unik dari kebiasaan dan tata cara hidup mereka sehari-hari,
dari beberapa catatan sejarah yang membuktikan keunikan Suku Rejang.
Daerah yang masih
menjunjung adat istiadat ini juga
menyimpan kekayaan yang luar biasa dari sektor pariwisata, dari wisata religi,
wisata buatan, wisata sejarah dan wisata alam. Berikut ini penjelasan mengenai
beberapa wisata di daerah ini. Pertaama, Wisata air putih lebong merupakan tempat wisata dsri perpaduan antara
air dingin dan air panas yang mengalir ke dalam satu sungai yang sama. Airnya
yang dingin dan sangat segar tersebut langsung mengalir dari sumber mata air
dari Gunung Semelako. Dari permukaaan air, Anda bisa melihat banyaknya bebatuan
yang ukurannya bervariasi memenuhi dasar sungai. Sangat indah dan menyegarkan
mata ketika memandangnya. Kedua, Danau Tes yang mana selain sebagai tempat
wisata, Danau Tes juga merupakan pusat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di
Bengkulu. Danau ini adalah salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Lebong,
sekaligus danau terbesar di Provinsi Bengkulu. Danau yang terbentang dari Kutei
Donok (Kota Donok) sampai ke Kelurahan Tes Kecamatan Lebong ini luasnya lebih
kurang 750 hektare. Potensi Danau Tes didukung dengan pemandangan di
sekitar kawasan danau yang terletak di Kecamatan Lebong Selatan. Selain
dikelilingi kawasan hutan Taman
Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Danau Tes juga menyimpan pesona
alam yang tak kalah menariknya untuk dikunjungi. Ketiga, Danau Picung yang merupakan
tempat Wisata Danau Alami, terletak disebelah Utara ibukota Muara Aman dengan
jarak ± sekitar 5 Km. Danau Picung merupakan danau buatan yang telah ada sejak
zaman penjajahan Kolonial Belanda. Danau Picung dibangun oleh pemerintah
kolonial Belanda pada waktu itu sebagai sumber air untuk memutar kincir
pengolahan emas ditambang emas disekitar daerah Lebong Tambang.
Yang dipaparkan diatas
hanya sebagian tempat wisata yang menarik di Kabupaten Lebong untuk dikunjungi,
tak kalah bagusnya di Kabupaten Lebong juga ada tempat wisata yakni Lobang
Kacamata, Arung Jeram, berbagai air
terjun yabg eksostis dan Wisata Pertualangan
lainnya. Hal inilah yang barangkali tidak dipunyai daerah lain.
Namun, dibalik wisata yang
luar biasa indahnya masih banyak hal yang harus dibenahi oleh pemerintah maupun
masyarakat. Hal ini dikarenakan wisata di Kabupaten Lebong sendiri belum
dikelola dengan optimal oleh pemerintah seperti kurangnya promosi wisata,
infrastruktur yang seharusnya diperbaiki, tata ruang wisata yang dikemas dengan
baik, Kemudian, dari masyarakat sendiri masih minimnya membuang sampah pada
tempatnya, masih adanya masyarakat yang
merusak fasilitas yang sudah disediakan oleh Pemerintah. Mewujudkan Kabupaten
Lebong yang maju dari sektor pariwisata harus ada sinergitas yang baik antara
Masyarakat dan Pemerintahan. Kemudian, dari masyarakat sendiri
Sektor pariwisata pada
hakikatnya bisa menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan perekonomian
masyarakat dan pendapatan daerah. Kabupaten Lebong yang memiliki potensi
pariwisata bisa memanfaatkan ini untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat
hal. Kemudian, dengan potensi wisata ini juga membuka peluang yang besar untuk mampu bersaing dengan daerah lain dan
terutama menjadikan wisata sebagai vital
pembangunan yang berkelanjutan di daerah ini. Hal ini, tak lepas dari berbagai
upaya Pemerintah dan masyarakat mengembangkan pariwisata.
Dalam memenuhi pembangunan
pariwisata jelas ada hal yang akan mengancam seperti kerusakan lingkungan jika
tidak diatasi sejak dini, kedatangan wisatawan juga akan merubah gaya kehidupan
masyarakat akibat adanya proses akulturtasi. Namun, tentu ada banyak upaya
untuk mengatasi itu semua. Dari segi Pemerintah harus menyiapkan anggaran yang
tidak sedikit dalam membangun infrastruktur pariwisata, namun pemerintah harus
berkomitmen penuh untuk hal anggaran, berkomitmen membenahi wisata yang ada
sehingga terlkelola dengan baik dam kemudian juga mengemas potensi wisata untuk
dipublikaiskan di media cetak maupun digital.
Selain itu, pemerintah
daerah perlu membuat Peraturan Daerah untuk menjamin terlindungnya objek wisata
agar tidak dirusak oleh tangan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Pariwisata merupakan suatu aspek yang sangat
dekat dengan kehidupan manusia, maka pariwisata juga akan menimbulkan dampak
terhadap segala sisi kehidupan bagi masyarakat sekitarnya. Salah satunya adalah
sisi ekonomi. Selain sisi ekonomi, ada juga dampak di sisi sosial seperti
terciptanya lapangan kerja baru, keterbukaan masyarakat lokal terhadap
wisatawan, budaya daerah yang semakin terekspos, dan lain-lain. Jadi pariwisata
memang merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang memiliki peran
penting dalam meningkatkan perekonomian daerah. Pariwisata sangat terikat
dengan kehidupan manusia, sehingga pariwisata memiliki dampak positif maupun
negatif di segala aspek kehidupan masyarakat seperti pada aspek ekonomi,
sosial, lingkungan dan lain-lain.
Sumber :
https://lebongkab.go.id/2017/09/11/selayang-pandang/
